Jadi, setelah food prep dan post status sebelumnya, ku jadi mikir. Kenapa makin sulit memisahkan biologi dari kehidupan. Ngeliat pohon, hewan, atau ditanya masalah badan, pasti langsung berusaha mikir. Apakah karena ku udah sangat terpaut dengan biologi? Apakah muka ku makin mirip buku campbell? 😚 Biologi adalah bagian hidup ku. No one can deny. Tapi sering ngerasa "Kayaknya ga harus dipikir secara ilmiah semua deh. Coba mikir kaya orang awam. Just accept the way it is ." Pas food prep tadi, begitu ngebalik si jamur ku langsung iden mana gills, annulus, cap , dan nama ilmiahnya. Padahal, bisa aja milih untuk stop di "Oh ini jamur champignon, dibikin cream soup enak sih." Karena ku udah terlalu " in to it " sama biologi, pikirannya jadi jauh tentang "kebiologian" sebuah benda/fenomena. ..... Ku pernah merasa sudah tau cukup banyak tentang seseorang. Ngeliat cara dia bicara, pemilihan kata2nya, bahkan dari cara senyum, udah kebayang suasana h...
"Iya, memang sudah tidak ada kesamaan dan kecocokan lagi, makanya kami memutuskan untuk berpisah." komentar seorang selebriti ketika ditanya perihal kasus perceraiannya. Dari pernyataan mbak seleb di atas tersirat bahwa untuk menciptakan suasana harmonis dalam hubungan laki-laki dan perempuan itu harus sama. Padahal, sudah seharusnya pria dan wanita itu berbeda. Struktur gonosom (kromosom seks), anatomi, morfologi, memang harus berbeda kan ? Kamu versus Aku Kali ini, saya akan share b eberapa perbedaan kaum hawa dan adam yang mungkin menjadi "kerikil" dalam kehidupan sehari-hari (kalau ada yang ingin menambahkan, monggo diteruskan di kolom komentar ya :D )
Comments
Post a Comment