Posts

Showing posts with the label daily

Pengakuan

Semua orang pasti punya kelemahan dan kekurangan. Bukan tidak mungkin di antara kelemahan dan kekurangan itu akan mengecewakan orang lain. Tapi bukan lantas kita hanya terus menerus berkutat dengan kekurangan. Merasa bersalah boleh, tapi tetap refleksi perbaikan diri yang utama. Fokus pada perbaikan diri dan berusaha untuk meminimalisir kekurangan itu sendiri. Berubah, belajar. Perubahan akan selalu berjalan sesuai dengan hidup dan hati manusia yang dinamis. Perubahan itu sendiri akan berdikotomi di ujungnya, baik atau buruk. Kita yang memilih. Tarik dirimu dari pusaran arus rasa bersalah, senyum, bangkit, lalu berubah. Manusia selalu punya fitrah untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.. Semuanya, maafin ya kalau kekurangan Tresna sangaaat sangat menyakiti atau melukai hati kalian :( Bantu aku untuk berubah ya :)

ehem* niat Klarifikasi

"wey tres, galau mulu di blog" mungkin itu adalah garis besar pemikiran orang-orang yang baca blog gue. well, di sini gue pengen negesin aja kalo blog gue itu semacam kanvas yang selalu gue siap corat-coret. terlebih saat perasaan ini sedang tak tentu arah, limbung, bingung hendak bagaimana (baca : galau). siapa sih yang ga pernah galau? pasti pernah kan? pasti sama rasanya kalo lagi galau, mau ngapain juga kok ya ga enjoy gitu. tapi yang beda adalah pelampiasannya. nah gue prefer untuk ngelampiasinnya lewat tulisan. walaupun bukan semuanya tulisan gue. tulisan dalam bentuk apapun yang kebetulan sedang mewakili perasaan gue ya gue tulis di sini. mumpung gratis, gampang dan ga sesulit & selama proses bkin eKTP, dan sekalian berbagi. ya kali aja ada gitu readers yang kebetuan lagi sama perasaanya sama gue :3 jadi, daripada gue ngelampiasin ke yang engga-engga mending yang iya-iya aja kan? :D okay, see you in next story yaa *salam cinta dan sayang yang hangat dan memb...

Fakir Asmara vs. Pengemis Cinta

Gue emang fakir asmara, tapi gue bukan pengemis cinta - Raditya Dika Well, serupa tapi tak sama. Pas gue denger kata-kata ini ‘njleb nyess ‘(apasih) loh rasanya. Gini, intinya gue mengalami nasib yang sama, fakir asmara tapi gue ga mau sampe jadi pengemis cinta. Yang gue pelajarin waktu SD sih fakir itu orang yang selalu berusaha menutupi kebutuhannya walaupun pada kenyataannya dia kekurangan. Sedangkan pengemis, pasti pada tau deh, meminta diberi belas kasihan padahal belum tentu kekurangan. Berangkat dari rumah pengertian tadi, yaaa gue emang fakir asmara. gue berusaha untuk “melengkapi” hati gue, tapi pada kenyataannya potongan puzzle itu masih ngawang ada di mana *sigh*. Tapi amit-amit deh ciiiiiin (yah ketauan ngondeknya -..-) jangan sampe gue NGEMIS CINTA!! Minta dikasihanin, memohon-mohon cinta. Ebuset, kaya keabisan stok banget.

First on Lovely February :)

Image
Weeeeey, ga kerasa udah masuk bulan kedua di tahun 2012. Yap, FEBRUARI.  Februari, identik dengan bulannya cinta-cintaan (dari plastik dooong?). Well, di bulan ini gue akan menerapkan asas cinta ini juga. Bukan berarti gue akan berdiri di pinggir jalan sambil berkata, "kakak silahkan dicoba cintanyaaaaaaaaa~" yucks. Di bulan ini gue mau jadi " cupid "* yang senantiasa menebarkan cinta di mana pun dia berada. Cinta itu kan identik dengan energi positif, kedamaian, kesenangan, dan lain lain. Jadi gue akan terus berusaha untuk menjadi "sumber" ion positif ini.. Tapi, namanya juga manusia, kalo sekali-sekali galau juga gapapa kan? - ngeles. Hehehe :D ya jadi kalo postingan beraroma galau kembali tercium di Februari ini maklum aja yaaa, heu :3 Doakan juga ya supaya resolusi-resolusi lain di 2012 ini satu persatu mulai terwujud. Aamiin :) Happy February all. Be positive, and you'll get it too :) Cupid, "malaikat" penebar cinta ^_^

Kebutuhan dan Keinginan. Dilematis tapi Realistis

Dilihat dari judul, gue emang pengen nulis sesuatu yang agak bener malem ini. Awalnya gue kepikiran nulis ini karena gue abis baca buku Raditya Dika yang Manusia Setengan Salmon. Di akhir satu bab gue nemu quotes yang artinya kira-kira gini "Kadang kita ga selalu nemuin apa yang kita pengen, tapi kalo kita mau berusaha, mungkin kita bisa nemuin apa yang kita butuhkan". Singkat, padat, jelas, dan nancep.  Sejenak gue jadi mikir, sampai akhirnya gue sampai pada kesimpulan bahwa "kita ga selalu bisa dapat apa yang kita pengen, tapi yang kita butuhkan selalu ada jadi gantinya" BUTUH-INGIN. Dua kata singkat tapi beda makna. Butuh lebih berkaitan dengan logika, sedangkan ingin lebih menggarisbawahi kemauan hati.

walau habis terang

Judul di atas ya emang lagunya peterpan, masih inget kan sama peterpan? ya itu yang vokalisnya ariel yang gayanya dan poninya ga nahan. Kenapa nulis ini? Akhir-akhir ini gue suka banget lagu ini. Liat dulu deh liriknya (yang punya mp3 nya ga dilarang kok buat nyetel) Ku terbiasa tersenyum tenang walau aaa… hatiku menangis Kaulah cerita tertulis dengan pasti selamanya dalam pikiranku Uuhh.. Selamanya... Peluk tubuhku untuk sejenak Dan biarkan kita memudar dengan pasti Biarkan semua seperti seharusnya Takkan pernah menjadi milikku Lupakan semua tinggalkan ini Ku kan tenang dan kau kan pergi Berjalanlah walau habis terang Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu Di antara beribu lainnya     kau tetap.. kau tetap.. kau tetap.. benderang.. yak itu tadi liriknya. kenapa ada yang dicetak tebel+miring+garis bawah? oke gue bahas deh.. "Kaulah cerita tertulis dengan pasti selamanya dalam pikiranku" sebenernya ini gue yang lagi curhat colongan *dilempa...