Posts

Showing posts with the label curhatan

First on Lovely February :)

Image
Weeeeey, ga kerasa udah masuk bulan kedua di tahun 2012. Yap, FEBRUARI.  Februari, identik dengan bulannya cinta-cintaan (dari plastik dooong?). Well, di bulan ini gue akan menerapkan asas cinta ini juga. Bukan berarti gue akan berdiri di pinggir jalan sambil berkata, "kakak silahkan dicoba cintanyaaaaaaaaa~" yucks. Di bulan ini gue mau jadi " cupid "* yang senantiasa menebarkan cinta di mana pun dia berada. Cinta itu kan identik dengan energi positif, kedamaian, kesenangan, dan lain lain. Jadi gue akan terus berusaha untuk menjadi "sumber" ion positif ini.. Tapi, namanya juga manusia, kalo sekali-sekali galau juga gapapa kan? - ngeles. Hehehe :D ya jadi kalo postingan beraroma galau kembali tercium di Februari ini maklum aja yaaa, heu :3 Doakan juga ya supaya resolusi-resolusi lain di 2012 ini satu persatu mulai terwujud. Aamiin :) Happy February all. Be positive, and you'll get it too :) Cupid, "malaikat" penebar cinta ^_^

Kebutuhan dan Keinginan. Dilematis tapi Realistis

Dilihat dari judul, gue emang pengen nulis sesuatu yang agak bener malem ini. Awalnya gue kepikiran nulis ini karena gue abis baca buku Raditya Dika yang Manusia Setengan Salmon. Di akhir satu bab gue nemu quotes yang artinya kira-kira gini "Kadang kita ga selalu nemuin apa yang kita pengen, tapi kalo kita mau berusaha, mungkin kita bisa nemuin apa yang kita butuhkan". Singkat, padat, jelas, dan nancep.  Sejenak gue jadi mikir, sampai akhirnya gue sampai pada kesimpulan bahwa "kita ga selalu bisa dapat apa yang kita pengen, tapi yang kita butuhkan selalu ada jadi gantinya" BUTUH-INGIN. Dua kata singkat tapi beda makna. Butuh lebih berkaitan dengan logika, sedangkan ingin lebih menggarisbawahi kemauan hati.

“Life is not about waiting the storm to pass. It is about dancing in the rain.”

Ah, musim hujan. Aku selalu suka hujan. Ada romantisme tersendiri dari hujan, entah kenapa, mungkin datang dari percampuran antara cemas menemukan tempat berteduh, pengharapan melihat pelangi pas hujan selesai, dan merenung sendiri dari balik kacamata yang berembun. Hujan membawa itu semua: cemas, harap, dan perenungan. Aku suka hujan. Terutama aku suka bau air yang bercampur dengan tanah, bau lumpur samar itu. Aku selalu menciumnya dengan brutal, menghirup dalam-dalam dan menahan napas, supaya tidak terlupakan oleh bau yang lain. Aku ingat, sewaktu masih kecil, aku selalu suka menari di bawah hujan, teriak bersama teman-teman dan mengecap rasa asin yang mampir di bibir. Dan ketika keesokannya harinya meriang? Aku gak peduli. Tapi aku selalu takut dengan badai. Dengan kemampuannya untuk merusak, menghancurkan yang telah ada. Menyapu bersih apa yang pernah aku bangun. Menelan semuanya dalam satu kali jentikan jari, atau kurang. Badai dengan angin kencang, petir nyaring...

Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian

(dikutip dari www. radityadika.com )                                              Kepada kamu,  Dengan penuh kebencian. Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar. Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memak...

walau habis terang

Judul di atas ya emang lagunya peterpan, masih inget kan sama peterpan? ya itu yang vokalisnya ariel yang gayanya dan poninya ga nahan. Kenapa nulis ini? Akhir-akhir ini gue suka banget lagu ini. Liat dulu deh liriknya (yang punya mp3 nya ga dilarang kok buat nyetel) Ku terbiasa tersenyum tenang walau aaa… hatiku menangis Kaulah cerita tertulis dengan pasti selamanya dalam pikiranku Uuhh.. Selamanya... Peluk tubuhku untuk sejenak Dan biarkan kita memudar dengan pasti Biarkan semua seperti seharusnya Takkan pernah menjadi milikku Lupakan semua tinggalkan ini Ku kan tenang dan kau kan pergi Berjalanlah walau habis terang Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu Di antara beribu lainnya     kau tetap.. kau tetap.. kau tetap.. benderang.. yak itu tadi liriknya. kenapa ada yang dicetak tebel+miring+garis bawah? oke gue bahas deh.. "Kaulah cerita tertulis dengan pasti selamanya dalam pikiranku" sebenernya ini gue yang lagi curhat colongan *dilempa...